DKC Jepara Gelar Raimuna Cabang

raimunaSebanyak 766 peserta mengikuti kegiatan Raimuna Kwartir Cabang (Kwarcab) Jepara Tahun 2016 di lapangan desa sinanggul kecamatan mlonggo. Kegiatan rutin lima tahunan ini secara resmi dibuka kamis (29/9/2016) dan akan berakhir 3 oktober 2016.

Ketua Panitia Kegiatan Raimuna VIII dan Perkemahan Wirakarya VI Kwarcab Jepara Tahun 2016, Cholilah Vinda Tari mengatakan, peserta Raimuna ini terdiri dari pramuka penegak dan pramuka pandega peruntusan dari kontingen masing-masing sekolah atau gugus depan se-Kabupaten Jepara, dengan jumlah 82 sangga dari 14 kwartir ranting yang mengikuti.

“Jumlah peserta sebanyak 656 orang dan pimpinan kontingen serta pembina pendamping sebanyak 110. Adapun gugus depan yang tidak mengikuti kegiatan ini berasal dari Kwartir Ranting Keling,” katanya.

Asisten I Sekda Jepara, Ahmad Junaidi, saat membuka Raimuna menyampaikan, kegiatan Raimuna juga merupakan sarana untuk mengimplementasikan pendidikan bela negara dengan menanamkan nilai – nilai nasionalisme. Dengan demikian bisa menciptakan sinergitas antar peserta Raimuna pramuka penegak dan pandega untuk mampu membangkitkan gerakan pramuka Kwarcab Jepara.

“Saya menyambut baik acara Raimuna Ke VIII dan Perkemahan Wirakarya Ke VI, kegiatan Raimuna kwarcab ini bisa kita jadikan alat untuk mempererat tali silaturahmi antar pengurus gerakan Pramuka di Kabupaten Jepara. Sedang di sisi lain sebagai alat untuk menciptakan suatu pengertian dan pemahaman bersama, serta memberikan kesempatan untuk semua anggota pramuka penegak dan pandega se-Kabupaten Jepara untuk mengaktualisasikan dirinya,” katanya.

Junaidi juga berpesan agar semua anggota pramuka harus selalu bergerak, beraktivitas dan berkarya untuk melatih mandiri, kreatif, berprestasi dan bertakwa, karena mereka adalah penerus perjuangan bangsa. Di samping itu pengabdian dan bakti pada masyarakat harus terus ditingkatkan, karena pengabdian dan berbakti tanpa pamrih adalah jiwa seorang pramuka yang tertuang pada kode kehormatan pramuka.

“Di samping itu pengabdian dan bakti pada masyarakat harus terus ditingkatkan, karena pengabdian dan berbakti tanpa pamrih adalah jiwa seorang pramuka yang tertuang pada kode kehormatan pramuka, yaitu Tri Satya.” imbuhnya.

Sumber : Swara Jepara

Tulisan ini dipublikasikan di Warta Pramuka. Tandai permalink.