Survival ke. 27 Berakhir …..

Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Jepara kembali menggelar Survival di Desa Petekeyan Kecamatan Tahunan diikuti oleh 900 anggota Pramuka Penegak dan Pandega dari 16 Kontingen Kwartir Ranting berlangsung selama 5 hari dari tanggal 16 sampai 20 April 2015.

Sekda JeparaSurvival ke 27 dibuka oleh Sekda Jepara Ir. Sholih MM di halaman kantor Bupati Jepara dihadiri oleh segenap anggota Mabicab dan para andalan Kwartir Cabang Kabupaten Jepara, dalam sambutannya Ir. Sholih berharap agar para generasi muda Gerakan Pramuka Kwarcab Jepara dapat menjadi tameng masuknya budaya asing yang tidak selaras dengan budaya local, selain itu para anggota Pramuka Penegak dan Pandega ini dapat menjadi suri tauladan bagi adek-adeknya sekaligus menjadi lem perekat persatuan.

Giat RaceSetelah Upacara peserta dilepas untuk dengan berjalan kaki menuju Desa senenan sambil melaksanakan kegiatan selama dalam perjalanan hingga titik finish dan bermalam dengan menggunakan Bivak dilapangan SDLB Senenan. Pagi harinya peserta kembali melanjutkan perjalanan panjang menuju desa impian yaitu Desa Petekeyan Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara.

Desa Petekeyan setelah dibangun melalui program PNPM Mandiri yang dikenal dengan Kampung Sembada Ukir, menajdi arena kegiatan Survival, para peserta ditempatkan dirumah-rumah penduduk yang dibagi menjadi dua kelurahan putra dan putri ini mendirikan tenda dihalaman rumah penduduk dengan harapan mereka dapat berinteraksi dan meneteskan keringat bhakti kepada masyarakat, menyatu dalam keguyuban warga masyarakat.

Bupati2Kegiatan ditutup minggu pagi 20 April 2015  oleh Bupati Jepara Akhmad Marzuqi selaku Ka Mabicab Jepara, dalam pesannya Akhmad Marzuki berharap agar semangat Ibu Kartini menyatu dalam jiwa anggota Pramuka T/D dalam menjawab tantangan dunia.

Sebagai Juara yang berhak membawa ropy bergilir adalah SMA Negeri Pecangaan ( putra ) dan MH Troso untuk tergiat Putri.

Tulisan ini dipublikasikan di Warta Pramuka dan tag . Tandai permalink.