GLADI TANGGUH UBALOKA JEPARA

Bertempat di Sanggar bhakti Kwarcab Jepara Kamis (26/4/12) telah dilaksanakan Upacara Pembukaan Gladi Tangguh Ubaloka Kwartir Cabang Kabupaten Jepara. Kegiatan yang diikuti oleh 38 anggota Pramuka Penegak dari utusan Kwartir Ranting dan Satuan Karya ini bertujuan untuk menggalang persaudaraan dan meningkatkan pengetahuan ketrampilan dibidang pertolongan/ Rescue.

Acara yang berlansung selama 5 hari ini dilaksanakan secara nomaden dimulai dari Sanggar Pramuka, Pantai Bandengan, Hutan Vinus Setro Batealit, Bringin, Bumi Perkemahan dan finis di Kantor Bupati Jepara sekaligus upacara penutupan. Ketua gerakan Pramuka Kwarcab Jepara Suliyono MM dalam sambutannya berharap agar setelah Gladi Tangguh ini, para peserta benar-benar bisa mengamalkan ilmunya, sehingga merasa terpanggil pada saat terjadi musibah maupun bencana di Kabupaten Jepara.

Sementara itu Pembina UBALOKA Jepara dan juga Ketua SAR Jepara Totok Setyanto juga berharap peserta Gladi Tangguh angktan ke 8 ini bisa memperkuat barisan relawan SAR Jepara, karena sampai saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Jepara belum membentuk Tim SAR yang siap siaga 24 jam dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah/ bencana alam.

Materi yang disampaikan antara lain, Pengenalan SAR, Penanggulangan Bencana, Tekhnik Pencarian korban, Navigasi Darat, Komunikasi SAR, Wter rescue, Mountain rescue dan Dapur Umum, sedangkan instruktur yang menyampaikan materi adalah, Senior UBALOKA, SAR Jepara,ORARI Lokal Jepara,  KSR PMI Jepara, BPBD Jepara dan BASARNAS Pos Jepara.

Tulisan ini dipublikasikan di Warta Pramuka dan tag . Tandai permalink.